Angka yang Sah

Chapter 5: Batas yang Bermain Api

Renata mengetuk ulang pintu setelah telepon Pak Wisnu selesai. Kali ini pintu terbuka lebih lebar, seolah jamak mengharapkannya.

'Duduk lagi,' ujarnya sambil menutup laptop. Meja kerja yang tadi dipenuhi dokumen sekarang hanya menyisakan secangkir kopi dan pena merah miliknya yang diletakkan paralel dengan tepi meja. 'Ada hal menarik yang baru saya ingat tentang metodologimu.'


Perbincangan mengalir seperti air kran yang dibuka setengah. Kritik akademis bergeser menjadi pertanyaan retoris tentang kebebasan berpikir. Saat Renata berusaha menjawab, Pak Wisnu menyela dengan analogi-asimetris yang membuatnya terdiam.

'Lihat,' dia menyentuh pulpen merah tanpa mengangkatnya, 'pena ini cuma alat. Warna koreksinya tergantung pada siapa yang memegang tangan pemakainya.' Senyumnya tipis tapi bermaksud jelas. '

'Anda berbeda, Renata. Banyak yang pinter menghafal teori, tapi sedikit yang bisa berpikir organik seperti Anda.'

Dia bicara lebih rendah sekarang. Jarak dua meter antara kursi mereka terasa tiba-tiba menyusut. 'Kesempurnaan akademis itu mitos. Yang penting—' jarinya berputar di udara, 'chemistry intelektual. Memahami bahwa... variabel manusia selalu lebih menarik daripada angka-angka.'


Di akhir obrolan, Pak Wisnu berjalan mengantarnya ke pintu. Tangannya sesaat menempel di sandaran kursi Renata saat dia berdiri—terlalu cepat untuk disebut sengaja, terlalu lambat untuk disebut tidak disengaja.

'Batas deadline bisa fleksibel,' katanya saat Renata sudah di ambang pintu. 'Asalkan kita sepakat pada bentuk fleksibilitas yang sama.'

Sepanjang jalan menuruni tangga perpustakaan, kalimat itu terus mengiang. Renata mengepal tangan kanannya, mencoba mengusir perasaan telah menandatangani kontrak yang belum dibaca.

Rekomendasi Novel

Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.

Saat Bosan Mengajarkan Penghianatan

Alya dan Raka adalah pasangan SMA yang terlihat sempurna, namun kebosanan perlahan menggerogoti hubungan mereka. Saat pe...

Baca
Her Eyes on Me

Her Eyes on Me

pertemuan ttidak sengaja seorang laki-laki denganku di sebuah hotel untuk kegiatan kementerian. Laki-laki itu menaruh ra...

Baca

Ketika Janji Menjadi sebuah Rahasia

Pernikahan yang terlihat utuh perlahan retak saat kesepian membuka pintu bagi masa lalu. Di antara janji yang diucapkan...

Baca

Si Bodoh yang Jenius

Jojo, cowok pintar yang sombong, awalnya menertawakan Maria, siswi baru cantik keturunan Chinese yang bodoh dalam pelaja...

Baca

Lolongan Terakhir di Hutan Kelam

Di sebuah desa terpencil dekat hutan, serangkaian kematian brutal terjadi. Hewan ternak dan manusia ditemukan tewas deng...

Baca

Sehabis Mencintai, Aku Belajar Melepaskan

Kisah Rania bermula dari cinta yang begitu dalam, namun meninggalkan luka yang menghancurkan. Ia berusaha bangkit di ten...

Baca

Primadona Mengejar Pecundang

Dita, primadona dan peringkat pertama SMA Permata Kasih, awalnya menganggap Zeno sebagai siswa bodoh tak berguna. Namun...

Baca

Bukan Untuk Kita Bertiga

Rani, Dira, dan Aldo bersahabat sejak kuliah. Namun semuanya mulai berubah saat Rani diam-diam jatuh cinta pada Aldo, ya...

Baca

Bukan Gamon

Vira baru saja putus dari Hamdan dan merasa dunia runtuh. Ia gagal move on, hingga Hadnyan—teman mantan yang dikenal cue...

Baca