Terserah Boss
Chapter 4: Kekuasaan yang Tidak Terbendung
Dalam ruang yang gelap dan hangat, dengan suara kasuaran dalam keheningan, Alexis berdiri di depan Clara. Matanya yang menatap tajam membuat Clara merasakan napasnya terengah-engah. Tidak ada jalan keluar, tidak ada pilihan. Ia tahu bahwa jika ia menolak, akan ada konsekuensi yang tidak bisa ia pertanggungjawabkan.
"Clara, jika kamu menolak, aku akan melepasmu. Jangan khawatir, aku akan memastikan kamu diterima di tempat lain. Tapi, jika kamu kehilangan pekerjaan, kamu akan kehilangan segalanya," ujar Alexis dengan suara yang menggema, jauh lebih keras dari sebelumnya. Tapi kalimat itu mungkin hanya trik.
"Aku tidak akan mengizinkanmu untuk memaksa aku," bisik Clara, tapi suaranya terdengar seperti pengakuan, bukan penolakan. Alexis tertawa, tawaannya dingin dan tidak menyenangkan. Ia mendekat, menghampiri Clara, memegang lengan kirinya, memandangnya dengan tatapan yang tajam dan menggoda.
"Kamu ingin bebas, Clara? Maka, tunjukkan aku bahwa kamu bisa menolak. Tapi, jika kamu tidak sanggup, jangan salahkan aku jika kamu kehilangan segalanya. Aku akan menghargai keteguhanmu, tapi aku juga akan memastikan kamu tidak akan sendirian lagi." Alexis menatapnya, menggenggam tangannya yang gemetar.
Clara menyadari bahwa ia tidak punya pilihan lagi. Ia menyerah, hatinya berdebar kencang, tapi rasa takut mengatasi semuanya. Ia tahu bahwa ia tidak bisa kabur. Ia hanya bisa menjalani, menjalani kehancuran yang semakin mendekat.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.