Taman Bayangan: Lorong Terakhir
Chapter 5: Sari Tersesat di Kebun Rahasia
Malam itu, angin berhenti berhembus, seolah-olah alam sendiri menghentikan pernapasan. Dengan langkah kecil dan perlahan, Sari mengambil boneka usang itu dari tali yang membusuk. Dalam tangan yang gemetar, ia merasakan suatu kekuatan yang tidak terduga. Tiba-tiba, langkahnya terhenti—sebuah aura dingin mengelilinginya seperti membungkusnya dalam kain yang tidak terlupakan.
Ia memandang ke sekeliling, dan tiba-tiba, suasana berkabut seolah-olah tiba-tiba terbentuk. Dengan mata yang diliputi rasa takut, ia melangkah ke dalam kabut yang menggelapkan udara. Tidak ada suara. Tidak ada cahaya. Hanya dingin. Dalam kegelapan, ia melihat sesuatu yang tidak pernah ia lihat sebelumnya: sebuah kebun rahasia yang tersembunyi di balik rerumputan yang tinggi.
Kebun itu dihiasi oleh bangunan-bangunan yang tidak memiliki bentuk jelas, seolah-olah mereka tercipta dari mimpi yang tidak pernah terwujud. Tanahnya berlumur dengan lumut yang berkilau, dan di ujung kebun, terdengar suara tawa lemah yang menyentak dari tiap sudut. Sari berjalan perlahan, takut akan menyebabkan kekacauan, tapi rasa penasaran mengatasi takutnya. Ia tahu, ia sedang berada di tempat yang tidak seharusnya ia temui.
Maka, bab ini berakhir dengan Sari yang tersesat di kebun rahasia yang mengambang antara kehidupan dan mimpi, di tempat yang jauh dari dunia yang ia kenal.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.