SSS Rank with demon system

Chapter 2: Bab 2: Portal Misterius

Pagi itu, Rian terbangun dengan suara dering ponsel yang terus-menerus berbunyi. Matanya masih berat, tetapi rasa penasaran membuatnya segera mengambil ponselnya. Layar ponsel dipenuhi dengan notifikasi berita, semua berbicara tentang hal yang sama: portal misterius yang muncul tiba-tiba di berbagai belahan dunia. Rian menggosok matanya, masih setengah tertidur, dan mencoba memahami apa yang sedang terjadi. "Ini pasti berita sensasional," gumamnya sambil mematikan ponselnya dan beranjak untuk mandi.

Namun, sepanjang perjalanan ke kantor, Rian tidak bisa mengabaikan desas-desus yang beredar di antara orang-orang. Suasana kota terasa berbeda. Orang-orang berbicara dengan suara rendah, dan ada ketegangan di udara yang tidak biasa. Ketika tiba di kantor, rekan-rekannya juga sedang membicarakan portal tersebut. Beberapa dari mereka bahkan menunjukkan video yang diunggah di media sosial, memperlihatkan portal besar dengan cahaya aneh yang berkilauan. Rian mulai merasa cemas, tetapi ia mencoba meyakinkan diri bahwa semua ini mungkin hanya fenomena alam yang bisa dijelaskan.

Namun, keyakinannya mulai goyah ketika ia melihatnya dengan mata kepalanya sendiri. Saat tengah hari, ketika Rian sedang mengambil istirahat di luar kantor, langit tiba-tiba berubah gelap. Suara dentuman keras menggelegar, dan sebuah portal besar muncul di langit, hanya beberapa ratus meter dari kantornya. Rian terpana menyaksikan fenomena tersebut. Cahaya biru kehijauan yang memancar dari portal itu terlihat sangat tidak alami, dan udara di sekitarnya terasa dingin dan statis. Orang-orang di sekitarnya mulai panik, berteriak, dan berlarian tanpa arah yang jelas.

Pemerintah segera mengeluarkan peringatan melalui siaran langsung di semua saluran televisi dan radio. Mereka meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mendekati portal tersebut. Namun, ketenangan sulit dijaga ketika sesuatu yang tidak pernah terbayangkan terjadi di depan mata mereka. Rian merasa jantungnya berdegup kencang, dan pikirannya mulai dipenuhi oleh pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab. Apa sebenarnya portal itu? Dari mana asalnya? Dan apa yang akan terjadi selanjutnya?

Hari itu, Rian pulang lebih awal dari kantor. Kota terasa sunyi, dan kebanyakan orang memilih untuk tetap di dalam rumah. Rian duduk di depan televisi, menonton berita yang terus-menerus melaporkan kemunculan portal di berbagai tempat. Para ilmuwan dan pemerintah tampak kebingungan, tidak mampu memberikan penjelasan yang pasti. Rian merasa dunia yang ia kenal selama ini perlahan-lahan berubah menjadi sesuatu yang asing dan menakutkan. Malam itu, ia tidur dengan perasaan cemas yang terus menghantuinya, tidak tahu apa yang akan terjadi keesokan harinya.

Sponsor
Banner sponsor muncul setelah chapter selesai dibaca agar ritme membaca tetap utuh.

Rekomendasi Novel

Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.

deleted

delete

Baca

Penantang Takdir

Saat gerbang antar dimensi terbuka di bumi, selurung dimensi terhubung. Sistem antar bintang yang memiliki konsel level...

Baca

Ketika Bertahan Tak Lagi Bernama Cinta

Raka dan Alena adalah pasangan lama yang bertahan bukan karena bahagia, melainkan karena takut kehilangan. Di balik hubu...

Baca

CEO yang belajar Melihat Dari Gadis Buta

seorang CEO muda yang sukses namun dingin Dan tertutup akibat penghianatan di masa lalunya. hidupnya berubah ketika bert...

Baca

le

harus bisa

Baca

Saat Bosan Mengajarkan Penghianatan

Alya dan Raka adalah pasangan SMA yang terlihat sempurna, namun kebosanan perlahan menggerogoti hubungan mereka. Saat pe...

Baca
Her Eyes on Me

Her Eyes on Me

pertemuan ttidak sengaja seorang laki-laki denganku di sebuah hotel untuk kegiatan kementerian. Laki-laki itu menaruh ra...

Baca

Ketika Janji Menjadi sebuah Rahasia

Pernikahan yang terlihat utuh perlahan retak saat kesepian membuka pintu bagi masa lalu. Di antara janji yang diucapkan...

Baca

Si Bodoh yang Jenius

Jojo, cowok pintar yang sombong, awalnya menertawakan Maria, siswi baru cantik keturunan Chinese yang bodoh dalam pelaja...

Baca