Dekat Meski Jauh
Chapter 1: Jarak yang Merentang
Hari-hari di sekolah tinggi selalu terasa seperti perjalanan yang tak berujung bagi Sarah. Setiap langkah yang dia ambil, terasa semakin jauh dari kenyamanan rumahnya. Di dalam hatinya, ada kerinduan yang mendalam, seolah-olah ada sesuatu yang telah hilang dari hidupnya.
Pagi itu, saat dia berjalan melewati lorong sekolah yang penuh dengan tawa dan cerita, dia merasa terpisah dari semua orang di sekelilingnya. Teman-teman sekolahnya berbicara tentang rencana mereka setelah lulus, tentang masa depan yang cerah. Namun, Sarah merasa seperti dia terjebak dalam dunianya sendiri.
Dia tahu bahwa apa yang sebenarnya dia rindukan adalah rumah, tempat dia tumbuh besar bersama keluarganya. Ayahnya yang selalu ada di sampingnya ketika dia membutuhkan nasihat, ibunya yang selalu menghiburnya saat dia merasa down, dan adik laki-lakinya yang selalu membuatnya tertawa. Mereka adalah satu-satunya orang yang benar-benar mengerti dia.
Namun, sesuatu yang disebut waktu dan jarak telah memisahkan mereka. Ayahnya harus pergi bekerja di luar kota, ibunya harus merawat nenek mereka yang sakit, dan adik laki-lakinya masih di sekolah dasar. Sarah merasa terpencil di kota barunya, tinggal di asrama sekolah yang tidak memiliki hangatnya pelukan keluarga.
Saat matahari terbit dan menyinari wajahnya yang cemberut, Sarah tahu bahwa dia harus mencari cara untuk merajut kembali ikatan yang terputus itu. Dia merasa terdorong untuk menciptakan hubungan yang kuat meskipun jarak yang merentang di antara mereka.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.