Boss Perkasa

Chapter 2: Persiapan Menjelang Pertemuan Penting

Jam dinding di lobi kantor menunjuk pukul 07.55 ketika Kevin melangkah keluar dari elevator. Bau harum kopi Ethiopia blend spesial menyambutnya, bercampur dengan aroma kertas baru yang keluar dari mesin printer high-end di sudut ruangan. Matanya langsung tertarik pada sosok Irene yang sudah duduk rapi di meja kerjanya, jari-jarinya yang lentik menari lincah di atas keyboard MacBook Pro 16 inci.

"Selamat pagi, Pak," sapa Irene tanpa mengangkat pandangannya dari layar, "Semua dokumen untuk meeting sudah saya siapkan dalam tiga bahasa. Presentasi PowerPoint sudah di-convert ke format PDF sebagai backup." Tangannya yang bercincin Cartier simple menunjuk tumpukan folder yang tersusun sempurna.

Kevin memperhatikan detail penampilan sekretaris barunya. Blazer Saint Lauren putih gading dipadukan rok pencil skirt hitam yang menunjukkan betis langsingnya. Rambut hitamnya yang biasanya tergerai kini disanggul rapi, memperlihatkan leher jenjang yang dihiasi kalung mutiara Mikimoto single strand.

Kevin: "Irene, keruang saya sebentar. Kita perlu review meeting untuk jam 9." Suaranya sengaja dibuat datar meski jantungnya berdegup lebih kencang. "Setengah jam lagi kita berangkat ke Hilton."

Ruangan kerjanya yang biasanya terasa dingin oleh pendingin ruangan berteknologi terbaru tiba-tara terasa hangat ketika Irene masuk membawa dokumen. Wanita itu duduk di hadapannya dengan postur sempurna, satu persatu menjelaskan isi file dengan suara yang jelas namun lembut.

Irene: "Saya sudah menyiapkan profil perusahaan dalam bahasa Jepang versi ringkas dan detail. Untuk proposal kerjasama, ada dua opsi pembiayaan yang bisa kita tawarkan." Jari telunjuknya yang bercat kuku neutral pink menunjuk grafik ROI yang tercetak di kertas berkualitas premium. "Menurut analisis saya, opsi kedua lebih menarik bagi mereka karena...."

Tiga puluh menit berlalu tanpa terasa. Kevin mengangguk puas sambil menutup file terakhir. "Bagus." Matanya menatap sekretarisnya yang sedang merapikan dokumen. "Kamu akan ikut menemani saya meeting di Hilton. Siapkan kartu nama versi bilingual dan pastikan semua dokumen ada di tas diplomatik."

Di lobi hotel Hilton yang megah, kristal-kristal lampu chandelier Swarovski berkelap-kelip menerangi marmer意大利进口 mereka yang baru dipoles. Aroma bunga anggrek Phalaenopsis segar menyambut kedatangan mereka saat pintu mobil Mercedes-Benz S-Class panjang terbuka. Irene melangkah dengan percaya diri, iPad Pro dan tas dokumen Hermes Birkin 35 cm menggenggam di tangan kirinya sementara tangan kanan dengan sigap menyesuaikan headset Bluetooth yang sedang menerima konfirmasi terakhir dari pihak klien.

Kevin tersenyum tipis melihat profesionalisme sekretaris barunya. Pertemuan penting ini tiba-tiba terasa lebih menjanjikan.

Sponsor
Banner sponsor muncul setelah chapter selesai dibaca agar ritme membaca tetap utuh.

Rekomendasi Novel

Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.

deleted

delete

Baca

Penantang Takdir

Saat gerbang antar dimensi terbuka di bumi, selurung dimensi terhubung. Sistem antar bintang yang memiliki konsel level...

Baca

Ketika Bertahan Tak Lagi Bernama Cinta

Raka dan Alena adalah pasangan lama yang bertahan bukan karena bahagia, melainkan karena takut kehilangan. Di balik hubu...

Baca

CEO yang belajar Melihat Dari Gadis Buta

seorang CEO muda yang sukses namun dingin Dan tertutup akibat penghianatan di masa lalunya. hidupnya berubah ketika bert...

Baca

le

harus bisa

Baca

Saat Bosan Mengajarkan Penghianatan

Alya dan Raka adalah pasangan SMA yang terlihat sempurna, namun kebosanan perlahan menggerogoti hubungan mereka. Saat pe...

Baca
Her Eyes on Me

Her Eyes on Me

pertemuan ttidak sengaja seorang laki-laki denganku di sebuah hotel untuk kegiatan kementerian. Laki-laki itu menaruh ra...

Baca

Ketika Janji Menjadi sebuah Rahasia

Pernikahan yang terlihat utuh perlahan retak saat kesepian membuka pintu bagi masa lalu. Di antara janji yang diucapkan...

Baca

Si Bodoh yang Jenius

Jojo, cowok pintar yang sombong, awalnya menertawakan Maria, siswi baru cantik keturunan Chinese yang bodoh dalam pelaja...

Baca