Boneka Setan: Kutukan Tanpa Akhir
Chapter 1: Misteri Boneka Tua di Loteng
Elara merasa debu menempel di hidungnya saat ia membuka kotak kayu tua yang tertutup rapat di sudut loteng. Cahaya redup dari jendela kecil menerangi kotak itu, memperlihatkan sosok boneka yang tersembunyi di dalamnya. Boneka itu terbuat dari porselen yang retak-retak, dengan baju sutra usang yang hampir hancur. Tapi yang membuat Elara terpaku adalah matanya—dua titik merah menyala yang seolah memandang langsung ke dalam jiwanya.
Ia mengangkat boneka itu dengan hati-hati, merasakan dinginnya porselen di telapak tangannya. Senyum samar di wajah boneka itu semakin terlihat saat ia memegangnya. Elara merasa ada sesuatu yang aneh, seolah boneka itu hidup dan memperhatikannya dengan intens. Tapi itu mustahil, pikirnya. Ini hanya boneka tua yang sudah lama terlupakan.
Ketika ia turun dari loteng, neneknya tiba-tiba muncul di depan pintu. Matanya melotot, wajahnya pucat seperti melihat hantu. 'Jangan sentuh itu!' teriaknya, suaranya gemetar. 'Boneka itu... boneka itu bukan mainan!' Elara terkejut. Ia belum pernah melihat neneknya seketakutan ini. 'Kenapa, Nek?' tanyanya, suaranya hampir berbisik. Neneknya menggeleng, matanya tetap tertuju pada boneka itu. 'Kembalikan ke tempatnya. Jangan pernah membawanya turun!'
Elara menuruti, tetapi rasa penasaran di hatinya semakin membesar. Apa yang membuat neneknya begitu takut? Apa rahasia di balik boneka ini? Ia memandang boneka itu sekali lagi sebelum menaruhnya kembali ke kotak. Senyum samar di wajah boneka itu seolah mengatakan bahwa ini bukanlah akhir cerita. Elara merasa bulu kuduknya berdiri, tetapi ia tidak bisa menahan keinginan untuk menggali lebih dalam. Misteri boneka itu baru saja dimulai.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.