Bayang-Bayang di Balik Rindu
Chapter 1: Bab 1: Antara Dua Dunia
Arka berdiri di balkon apartemennya yang kecil, menatap langit malam Skylight City yang dipenuhi cahaya neon. Kota ini selalu dipenuhi dengan energi tak berujung, namun malam ini, pikirannya melayang jauh ke tempat yang berbeda. Kenangan masa kecilnya di desa kecil, jauh dari hiruk-pikuk kota, tiba-tiba mendesak masuk ke benaknya. Dia ingat rumah kayu tua yang selalu hangat diterangi cahaya matahari pagi, suara desau angin yang mengusik daun-daun pohon jambu, dan aroma masakan ibu yang selalu membuatnya merasa aman.
Tapi sekarang, Arka terjebak dalam rutinitas kariernya yang penuh tekanan. Dia bekerja di perusahaan terkenal, mengejar mimpi besar yang dulu ia impikan. Namun, semakin tinggi ia mendaki tangga kesuksesan, semakin ia merasa hampa. Apakah ini yang ia inginkan? Ataukah ada bagian dari dirinya yang masih terikat pada masa lalu yang sederhana namun penuh makna?
Malam itu, Arka memutuskan untuk menelepon ibunya. Suara ibu selalu bisa menenangkannya. Namun, ketika ia mendengar kabar bahwa rumah masa kecilnya akan dijual, hatinya terasa seperti diremas. Rumah itu bukan sekadar bangunan, melainkan simbol segala kenangan dan identitasnya selama ini. Arka merasa terjebak di antara dua dunia: ambisinya di kota besar dan kenangan indah yang ia tinggalkan di desa.
Sebelum tidur, Arka menatap langit lagi, bertanya-tanya apakah ia akan pernah menemukan keseimbangan antara mimpi besar dan rasa rindu yang tak pernah hilang.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.