Terjebak oleh jearatan Iblis
Chapter 5: Pembebasan
Ruangan itu meledak dalam cahaya keemasan yang silau.
Jeratan duri hitam yang melilit tubuh Maya tiba-tiba mengeras menjadi abu dan hancur berhamburan.
Iblis itu melengking kesakitan, tubuhnya yang gelap mulai retak seperti kaca yang dihantam palu.
Dengan satu dorongan kehendak yang kuat, Maya menghentakkan kakinya ke lantai.
Simbol kuno di bawahnya kembali bersinar terang, namun kali ini bukan untuk memanggil, melainkan untuk mengurung kembali.
Iblis itu terserap ke dalam celah lantai yang menutup dengan sendirinya, meninggalkan keheningan yang total.
Maya terjatuh ke lantai, napasnya tersengal.
Tubuhnya penuh luka goresan, namun ia masih hidup.
Saat fajar menyingsing, ia bangkit berdiri, berjalan keluar dari ruang bawah tanah, dan meninggalkan rumah itu selamanya. Jeratan itu telah putus, dan Maya kini sepenuhnya bebas.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.