Terkutuk di Rumah Berhantu: Misteri Malam yang Tak Berujung
Chapter 2: Peringatan dari Nenek Tua
Alan, Tina, Bela, Gina, dan Beni berdiri di depan pintu masuk rumah tua yang menyeramkan. Beni, yang selalu dikenal sebagai orang yang paling ceroboh di antara mereka, memberikan senyum licik dan menantang yang khas. "Bagaimana kalau kita masuk dan mencari tahu apa yang membuat rumah ini begitu terkenal?" ujarnya dengan nada meremehkan.
Mereka semua merasa cemas, tetapi tantangan Beni memotivasi mereka. Dengan hati-hati, mereka melangkah masuk ke dalam rumah yang kelam itu. Suasana yang mencekam segera menyergap mereka, dengan dinding yang dipenuhi bayangan dan lampu yang redup. Semua indra mereka berada dalam kewaspadaan maksimal. Meskipun Beni mencoba untuk tetap bersemangat, ketegangan semakin mendalam saat mereka menjelajahi koridor yang gelap dan bau yang tidak sedap mengisi udara.
Namun, tiba-tiba, ketika mereka sampai di ruang tengah rumah, perasaan ketakutan mencapai puncaknya. Tanpa peringatan, seorang nenek tua muncul di belakang mereka. Rambut putihnya mengelilingi wajahnya yang keriput, dan matanya memancarkan aura misterius. Mereka terkejut dan berbalik untuk melihat nenek itu.
Dengan suara serak, nenek tua itu memberikan peringatan yang tegas, "Kalian tidak boleh ada di sini. Rumah ini terkutuk dan penuh dengan bahaya yang tak terduga. Pergilah sekarang sebelum terlambat." Suara nenek tua itu terdengar seram, dan ketakutan merayap di dalam hati mereka. Apakah mereka akan mengikuti peringatan nenek tua ini, ataukah mereka akan terus menjelajahi rumah yang penuh misteri ini?
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.