Cinta Tanpa Suara
Chapter 2: Bab 2: Benih Perasaan
Di taman yang sama, di mana angin masih berbisik lembut dan dedaunan bergoyang pelan, mereka bertemu lagi. Kali ini, tatapan mereka lebih intens, seolah mencoba membaca apa yang tersembunyi di balik mata masing-masing. Suasana sepi menyelimuti mereka, menciptakan ruang yang intim di antara dua jiwa yang mulai saling mengenal. Gerakan kecil mereka, seperti senyuman yang lebih lebar atau sentuhan tangan yang hampir tak sengaja, menunjukkan ketertarikan yang mulai tumbuh. Benih perasaan itu mulai bersemi, meski belum ada kata-kata yang diucapkan. Saat mereka berpisah, tatapan mereka masih menggantung, dan dalam hati mereka, ada harapan akan pertemuan berikutnya yang lebih bermakna.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.