Boneka Setan: Kutukan Tanpa Akhir

Chapter 3: Bab 3: Boneka yang Tidak Pernah Pergi

Hari berganti hari, dan Elara semakin merasa tidak nyaman dengan kehadiran boneka itu. Setiap pagi, ia selalu menemukan boneka tersebut di tempat yang berbeda. Kadang di meja makan, kadang di dekat pintu kamar mandi, bahkan sekaliconnecting di atas piano yang sudah lama tidak dipainkan. Boneka itu selalu pozisi yang sama, duduk dengan sikap tenang, namun mata merahnya selalu mengarah ke Elara seolah-olah mengawasinya.

Suatu pagi, Elara tidak bisa menahan kesabarannya lagi. Ia memutuskan untuk membuang boneka itu jauh dari rumahnya. Ia membungkus boneka tersebut dalam plastik hitam tebal, lalu pergi ke pemakaman tua yang terletak di pinggir kota. Di sana, ia menggali lubang di antara makam-makam yang terbengkalai dan membuang boneka itu ke dalam lubang tersebut.

Malam itu, Elara merasa lega karena akhirnya ia bisa tidur nyenyak tanpa gangguan. Namun, ketika fajar tiba, ia terbangun dengan perasaan yang tidak enak. Ia mencoba untuk mengabaikannya, tetapi perasaan tersebut semakin kuat. Ketika ia pergi ke dapur untuk sarapan, ia melihat boneka itu duduk di meja makan,persis di tempat yang sama seperti sebelumnya.

Elara merasa darahnya dingin. Ia tidak bisa memahami bagaimana boneka itu bisa kembali. Ia mencoba untuk menyentuh boneka tersebut, namun tangan Elara terasa dingin dan kaku, seolah-olah ada kekuatan yang mencegahnya untuk melakukannya. Ia mencoba untuk berteriak, tapi suaranya terasa seperti tertahan di tenggorokannya sendiri.

Beberapa hari kemudian, Elara mulai merasa bahwa boneka itu tidak hanya mengawasinya, tapi juga berusaha untuk mendekatinya. Ia menemukan boneka itu di dekat pintu kamarnya setiap malam, seolah-olah boneka itu ingin masuk ke kamar tidurnya. Ia mencoba untuk memindahkan boneka tersebut ke tempat yang jauh, tapi setiap kali ia melakukan itu, boneka itu selalu kembali ke tempat yang sama.

Akhirnya, Elara merasa bahwa ia tidak bisa again melawan boneka itu. Ia mulai merasa bahwa boneka itu memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang ia bayangkan sebelumnya. Ia merasa bahwa boneka itu tidak akan pernah meninggalkannya, dan ia harus menerima kenyataan tersebut.

Malhatashi yang semakin menegangkan membuat Elara merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk yang tidak kunjung usai. Ia tahu bahwa ia harus mencari pertolongan, tapi ia juga tahu bahwa tidak ada yang akan percaya padanya. Ia sendirian dalam menghadapi kengerian ini, dan ia harus memikirkan cara untuk bertahan hidup.

Sponsor
Banner sponsor muncul setelah chapter selesai dibaca agar ritme membaca tetap utuh.

Rekomendasi Novel

Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.

deleted

delete

Baca

Penantang Takdir

Saat gerbang antar dimensi terbuka di bumi, selurung dimensi terhubung. Sistem antar bintang yang memiliki konsel level...

Baca

Ketika Bertahan Tak Lagi Bernama Cinta

Raka dan Alena adalah pasangan lama yang bertahan bukan karena bahagia, melainkan karena takut kehilangan. Di balik hubu...

Baca

CEO yang belajar Melihat Dari Gadis Buta

seorang CEO muda yang sukses namun dingin Dan tertutup akibat penghianatan di masa lalunya. hidupnya berubah ketika bert...

Baca

le

harus bisa

Baca

Saat Bosan Mengajarkan Penghianatan

Alya dan Raka adalah pasangan SMA yang terlihat sempurna, namun kebosanan perlahan menggerogoti hubungan mereka. Saat pe...

Baca
Her Eyes on Me

Her Eyes on Me

pertemuan ttidak sengaja seorang laki-laki denganku di sebuah hotel untuk kegiatan kementerian. Laki-laki itu menaruh ra...

Baca

Ketika Janji Menjadi sebuah Rahasia

Pernikahan yang terlihat utuh perlahan retak saat kesepian membuka pintu bagi masa lalu. Di antara janji yang diucapkan...

Baca

Si Bodoh yang Jenius

Jojo, cowok pintar yang sombong, awalnya menertawakan Maria, siswi baru cantik keturunan Chinese yang bodoh dalam pelaja...

Baca